Teknik Komposisi Fotografi

Teknik komposisi dalam fotografi, diartikan sebagai sebuah cara mengatur dan menata berbagai elemen (subjek dan objek) dari sebuah adegan fotografi yang terbingkai dalam frame. Komposisi ini bukanlah aturan keras, tetapi lebih pada pedoman untuk mencapai hasil foto dengan perspektif yang menarik.

Teknik Komposisi Fotografi

Kali ini DIY Kamera akan memberikan tips seputar teknik komposisi fotografi ini yang dapat Anda terapkan dalam aktivitas fotografi.  Simak tips berikut ini !

  1. Carilah Sudut yang Tidak Biasa

Sudut pandang yang sejajar pastilah sudah sering kita gunakan ketika akan membidik foto. Carilah sudut lainnya yang tidak terlalu biasa, seperti dari bawah atau Anda juga dapat juga mencari angle yang ekstrim.

  1. Bermainlah dengan Susunan Kombinasi Warna yang Keren

Cobalah memainkan kombinasi warna primer, yakni merah, kuning, hijau. Warna tersebut dapat membuat warna yang kontras, misalnya disebuah subjek foto yang didominasi warna hijau seperti dalam foto sayuran, Anda bisa menemukan elemen lain yakni warna merah sehingga menyeruak di mata. Juga cobalah warna lain yang kontras, misalnya warna biru dan kuning dan sebagainya. Pada dasarnya, warna tersebut dapat Anda gunakan sebagai daya tarik utama dan bukan bentuk atau posisi mereka.

  1. Carilah Refleksi

Refleksi atau pantulan, dapat membuat foto yang berdiri sendiri menjadi lebih menarik dan istimewa dengan adanya tambahan pantulan tersebut. Sayaratnya Anda harus menemukan pantulan yang jelas dan tenang, seperti misalnya sebuah gunung yang berdiri kokoh yang pantulan gambarnya dapat dilihat di sebuah danau yang jernih airnya dan kondisi langit sedang cerah. Jika memang tidak ada refleksi di sekitar Anda, Anda dapat membuat refleksi sendiri yang unik dengan situasi dan kondisi yang ada di sekitar Anda.

  1. Bersahabatlah dengan Garis Konvergen

Garis konvergen merupakan garis yang bersifat menuju satu titik pertemuan, atau bersifat memusat. Dalam fotografi biasanya dapat ditemui saat Anda memotret dengan lensa sudut lebar yakni 10-22 mm, 12-24 mm, 16-35 mm, 17-40 mm, dan sebagainya, dengan posisi kamera condong ke atas. Dengan lensa lebar tersebut, garis vertikal akan terlihat miring dan tidak paralel. Garis konvergen ini tentunya akan menciptakan drama yang membuat foto lebih menarik dan tidak biasa.

  1. Aturan Rule of Thirds Tidak wajib Dipatuhi

Tak ada hukum yang mewajibkan aturan rule of third ini, sehingga kita tidak harus menerapkannya di semua foto. Cobalah tempatkan titik menarik foto tepat di tengah-tengah frame, asal subjek yang Anda potret pas, pasti akan menarik.

  1. Cobalah Aspek Rasio yang Lain

Mayoritas foto yang dihasilkan sesuai dengan rasio ukuran sensornya, yakni setiap foto biasanya dihasilkan dalam rasio 3:2 atau 4:3. Cobalah sesekali memotret dengan aspek rasio yang berbeda, misalnya 1:1 atau 16:9, maka akan menghasilkan foto dengan komposisi yang menarik.